Rabu, 04 Oktober 2017

My Life Story 2



My Life Story (Part 2)

Apa yang akan aku tulis saat ini hanyalah sebuah cerita hidupku yang aku alami saat ini...
            Aku mengenalnya pada Bulan Maret, melihat beberapa fotonya di account Facebook. Kami menjalin pertemanan saling memberikan like di masing-masing posting. Bulan selanjutnya tepatnya bulan April, dia mengirim pesan untuk pertama kali. Dia bertanya mengenai apapun tentangku begitupun aku juga menanyakan semua hal-hal tentang dia. Aku merasa nyaman menjalin pertemanan dengannya. Oh sorry, dia bernama Talish tepatnya Mir Talish dia Islam berasal dari Kupwara, Kashmir, India. Jauh bahkan sangat jauh bukan hanya berbeda kota tapi berbeda negara. Tapi apa salahnya menjalin pertemanan? Tentu tidak salah.

            Aku masih ingat, pada tanggal 12 April 2017 dia menyatakan perasaannya padaku, entahlah aku harus menjawab apa yang aku rasa saat itu hanyalah senang dan so excited hhaahahaha berlebihan mungkin ya. Pada tanggal tersebut kami mulai menjalin hubungan. Setiap hari mengirim pesan, calling dan take video call. Aku tidak pandai berbahasa Inggris karena bahasa Inggris menjadi bahasa kami untuk berkomunikasi, sesekali dia mengajariku bahasa Hindi atau Urdu, menyenangkan bisa mengenalnya dan keluarganya.
            Talish sosok pria yang baik, perhatian, dan bisa membuatku merasa nyaman, bisa membuatku merasa bahwa hanya aku satu-satunya. I am also do it. Aku membuatnya menjadi satu-satunya dalam pilihanku. Kadang aku berpikir apakah aku gila? Apakah aku salah? But no, I am not mad or have wrong to loving him, never never never. Sebelumnya, aku juga pernah menjalin hubungan dengan pria asal India namun hanya 3 bulan. Saat ini hubunganku dan Talish sudah hampir memasuki 6 bulan.
            Terserah apa kata beberapa orang, ada yang menganggapku gila, tidak masuk akal dan bilang bahwa hubunganku tidak nyata dan tidak akan berhasil. Tapi bagaimana denganku? Mereka tidak pernah berada diposisiku !!. Aku benar-benar tulus mencintainya begitupun dia InshaAllah, aku sudah berulang kali mengetes dia dan hasilnya sama saja dia tetap berkomitmen untuk setia. Aku selalu berdoa semoga Allah menjadikan hubunganku dengannya berhasil aminn....

English in under post ...

My Life Story (Part 2)

I write this just about my life story...
            I meet him at Maret, I saw some his pic on his Facebook account. We are ready to have relationship just be friend and give likers to each other post on Facebook. Next month is April, he is sending first message for me. He ask about my self and I do it also. I feel so comfortable with him. Oh sorry, he is name Talish real name Mir Talish he is muslim from Kupwara, Kashmir, India. So far very far not different city but country. But is it wrong for ready relationship like friend? I think no.
            I remember, at 12 April 2017 he tell me about his feeling with me, I don’t know I must answer but I just feel so happy and excited hahhaaa I think I am over. At that date we are ready to have love relationship. Everyday always sending message, calling and take video call. I am not smart talk english but cause english is the language for we can communication, sometimes he teach me Hindi or Urdu, so excited can meet him and his family.
            Talish is nice guy, care and can make me have feel comfortable, can make me feel if only I am the one for him. I am also do it. I make him the one in my choise. Sometimes I think if am I mad? Am I wrong? But no, I am not mad or have wrong to loving him, never never never. Before, I am also have love relathion with other Indian guy but just 3 months. Right now my relation with Talish will gonna 6 moths.
            Whatever some people talk about me, there are think I am mad, impossible of my relation with him and never get the goal. But how with me? They are never feel became my self !!. I am really sure for loving him like him loving me InshaAllah, I have repeat give test for him but I get if he always have real comitment for loyal with me. I am always pray for Allah may Allah always make this relation get goal Amin ...

Senin, 02 Oktober 2017



My Life Story

            Aku ingin berbagi kisah hidupku yang mungkin sebagian orang akan menganggap semua itu kebohongan atau mustahil namun mungkin ada juga yang berpendapat bahwa ini benar-benar nyata. Semua berawal sejak aku masih belajar in Junior High School. Aku bermimpi bertemu dengan laki-laki handsome, tinggi, kulit putih, hidung mancung, mata indah benar-benar pria idaman. Dia adalah Raffi. Selama sembilan malam aku bermimpi bertemu dia, dia bilang bahwa dia mencintaiku. Namun setelah sembilan malam berlalu dia tidak muncul dimimpiku.
            Setelah aku sekolah di Senior High School, aku kembali bertemu dengannya. Sedikit berbeda, kali ini dia mengajakku untuk ikut bersamanya. Saat itu aku masih belum memahami apa sebenarnya yang terjadi, mengapa dia datang lagi? Mengapa dia mengajakku?. Ada banyak pertanyaan dalam pikiranku. Hingga pada akhirnya aku menyadari bahwa dia sudah meninggal pada tahun 2005 lalu. Dia berasal dari Depok.
            Oh my God, benar-benar tidak masuk akal. Dia menghantuiku, selalu mengajakku ikut bersamanya. Aku benar-benar merasa akan mati. Aku berjuang untuk hidup, bayangkan saja ketika sosok hantu mengganggu kita, saat itu pertama kali dalam hidupku melihat sosok hantu dengan nyata. Perlahan mulai bermunculan makhluk lain yang dapat kulihat, aku merasa tertekan, takut, dan sebagainya. Bagaimana tidak ketika tertidur dan terbangun dengan keadaan punggung terdapat bekas cambukan? Aku masih ingat, cambuk itu yang dipukulkan ke punggungku ketika aku dipaksa menikah dengan seorang hantu lain bukan Raffi.
            Begitu banyak cobaan yang aku hadapi waktu itu untuk berjuang hidup dan terlepas dari gangguan hantu. Aku mendatangi beberapa orang yang bisa mengusir hantu namun tetap saja mereka tidak melepaskanku. Bukan Raffi, dia sangat baik. Bahkan dia menolongku ketika aku dipaksa menikah dengan seorang hantu laki-laki anak Ki Ageng. Aku masih ingat bagaimana Raffi rela dipukul asalkan aku bebas. Namun, hantu tetaplah hantu, jin tetaplah jin, mereka berbeda dimensi dengan manusia.
            Setelah kejadian itu berhenti, aku tidak lagi melihat sosok Raffi atau jenis hantu lainnya. Aku pikir aku sudah tidak memiliki kemampuan melihat mereka lagi. Tiga tahun kulalui selama kuliah dikampus. Tapi, satu minggu ini entah aku merasa sedikit terganggu, seperti ada yang mengawasiku, aku sering mengalami kejadian aneh kembali. Namun, apapun itu terserah, aku hanya menganggap bahwa itu hanyalah ilusiku.


 
English...

 My Life Story

I want to share my life story that some people might consider it a lie or impossible but some might argue that this is real. It all started since I was studying in Junior High School. I dreamed of meeting handsome men, tall, white skin, nose sharp, beautiful eyes really men's dream. He is Raffi. For nine nights I dreamed of meeting him, he told me that he loves me. But after nine nights passed he did not appear in my dreams.
After I went to Senior High School, I went back to see him. A little different, this time he invited me to come with him. At that time I still do not understand what exactly happened, why did he come again? Why did he invite me ?. There are many questions in my mind. Until finally I realized that he had died in 2005. He comes from Depok.
Oh my God, it really does not make sense. He haunted me, always invited me to come with him. I really feel like I'm going to die. I struggle to live, just imagine when the ghostly figure bothering us, it was the first time in my life to see a real ghost. Slowly begin to appear other creatures that I can see, I feel depressed, scared, and so on. How not when falling asleep and waking up with the back condition there is a scourge? I can still remember, the whip that hit my back when I was forced to marry another ghost instead of Raffi.
So many of the trials I faced back then to fight for life and apart from ghosts. I went to some people who could drive out ghosts but still they did not release me. Not Raffi, he is very good. In fact he helped me when I was forced to marry a ghost boy Ki Ageng's son. I still remember how Raffi willingly beaten as long as I'm free. However, the ghosts are still ghosts, jinns are still jinn, they are different dimensions with humans.
After the incident stopped, I no longer saw the figure of Raffi or any other ghost type. I think I do not have the ability to see them anymore. Three years I spent during college campus. But, this one week I do not know whether I feel a little disturbed, like someone watching me, I often experience strange events back. However, whatever it is, I just assume that it is just my illusion.